Buku ini menyajikan pemahaman komprehensif tentang komunikasi antaretnik di masyarakat kepulauan Indonesia yang majemuk. Dimulai dari landasan konseptual masyarakat Nusantara, buku ini mengupas berbagai pendekatan (psikologis, sosiokultural, interaksionisme simbolik, kritis) serta teori-teori komunikasi antarbudaya, seperti Uncertainty Reduction Theory, Social Identity Theory, Communication Accommodation Theory, hingga Face-Negotiation Theory. Pembahasan dilanjutkan dengan struktur dan proses komunikasi, makna verbal dan nonverbal lintas etnik, serta strategi membangun hubungan interpersonal yang efektif dalam masyarakat multietnik.
Bagian inti buku ini mengulas secara mendalam dinamika konflik antaretnik di Indonesia, baik di wilayah barat (Aceh, Sambas/Pontianak, Sampit) maupun timur (Ambon, Poso, Papua/Timika), disertai analisis pola komunikasi dan resolusi konflik. Buku ini juga menawarkan model komunikasi harmonis, integrasi sosial, serta peran pendidikan komunikasi untuk masa depan. Sebagai buku ajar yang cocok untuk mahasiswa, dosen, dan praktisi, buku ini tidak hanya membekali pembaca dengan teori, tetapi juga panduan praktis dalam menggunakan komunikasi sebagai alat rekonsiliasi dan pemelihara harmoni sosial di tengah keberagaman etnik Nusantara.




Ulasan
Belum ada ulasan.