Buku ajar Studi Integrasi Ilmu ini menghadirkan pemahaman menyeluruh tentang konsep keilmuan dalam Islam, dimulai dari dasar-dasar epistemologi Islam hingga dinamika perjumpaannya dengan paradigma Barat. Pembahasan diawali dengan konsep ilmu menurut perspektif Islam, disusul kajian kritis terhadap lahirnya dikotomi ilmu dan dampaknya bagi struktur keilmuan Islam. Buku ini juga menguraikan perbandingan antara epistemologi Islam dan Barat, termasuk kritik terhadap fondasi-fondasi pemikiran Barat modern yang memengaruhi perkembangan ilmu di dunia Islam. Melalui pendekatan interdisipliner, pembaca diajak memahami bagaimana pergeseran historis, sosial, dan intelektual membentuk wajah pendidikan dan ilmu pada era kontemporer.
Selanjutnya, buku ini memetakan berbagai paradigma integrasi keilmuan yang berkembang di dunia Islam modern, khususnya gagasan Islamisasi ilmu oleh Naquib al-Attas dan Ismail Raji al-Faruqi, serta konsep integrasi-interkoneksi ala M. Amin Abdullah. Selain itu, buku ini menampilkan peta umum model integrasi ilmu di berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), termasuk varian konsep seperti Mutiara Keilmuan, Wahdatul ‘Ulum, dan model berbasis nilai pesantren. Buku ini juga memperluas cakupan dengan menyajikan isu kontemporer seperti kecerdasan buatan dan lingkungan dalam perspektif Islam. Diperkaya dengan latihan soal dan tugas mandiri, buku ajar ini menjadi rujukan penting bagi mahasiswa untuk memahami integrasi ilmu secara filosofis, historis, dan aplikatif.






Ulasan
Belum ada ulasan.