Buku “Pandangan Negara Keluarga (Kazoku Kokkakan, 家族国家観): Analisis Sosiologis dalam Buku Teks Shūshin Sebelum Perang Dunia II” menawarkan eksplorasi mendalam tentang mekanisme ideologis di Jepang pra-perang. Karya ini mengkaji konsep “kazoku kokkakan” atau pandangan negara sebagai keluarga. Negara menggunakan konsep ini sebagai alat strategis untuk membentuk masyarakat yang homogen dan sangat loyal.
Pendekatan sosiologis-historis dalam buku ini membedah kurikulum shūshin, yaitu pendidikan moral di sekolah Jepang era Meiji hingga Perang Dunia II. Penulis tidak hanya menguraikan isi ideologis buku teks, tetapi juga membongkar proses sosial-politik di balik pembuatannya. Analisis menunjukkan bagaimana negara merekayasa nilai-nilai keluarga tradisional Jepang (ie) dan pemujaan leluhur untuk kepentingannya sendiri.
Dalam narasi resmi, Kaisar berperan sebagai “kepala keluarga besar nasional”. Seluruh rakyat Jepang menjadi anak-anaknya yang harus patuh dan berbakti. Buku ini berhasil mengaitkan teks pendidikan dengan praktik kekuasaan.
Narasi keluarga menciptakan ikatan emosional warga terhadap negara. Di saat yang sama, narasi ini melegitimasi struktur kekuasaan otoriter. Kewajiban seperti wajib militer dan pengorbanan diri menjadi sesuatu yang wajar dan alamiah.
Buku ini juga menonjolkan peran sekolah sebagai agen negara. Institusi pendidikan menyebarkan ideologi ini kepada generasi muda hingga mereka menganggapnya sebagai kebenaran mutlak.
Buku ini sangat cocok untuk:
-
Mahasiswa dan Akademisi dari bidang Sosiologi, Studi Jepang (Japanese Studies), Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu Politik yang membutuhkan referensi primer tentang konstruksi ideologi nasional.
-
Peneliti yang fokus pada sejarah pendidikan, nasionalisme, atau hubungan negara-masyarakat di Asia.
-
Pendidik dan Pengajar yang ingin memahami dinamika politik kurikulum dan bagaimana nilai-nilai ditransmisikan melalui sistem sekolah.
-
Peminat Sejarah dan Budaya Jepang yang ingin memahami akar filosofis dan sosial dari loyalitas dan nasionalisme Jepang modern.
-
Pembaca umum yang tertarik pada topik kekuasaan, propaganda, dan pembentukan identitas kolektif dalam konteks historis.






Ulasan
Belum ada ulasan.