Buku “25 Tahun Desentralisasi Fiskal di Indonesia: Evaluasi Kinerja, Ketimpangan Fiskal dan Agenda Reformasi Kebijakan” menyajikan tinjauan komprehensif perjalanan desentralisasi fiskal di Indonesia sejak era otonomi daerah. Diawali dengan konteks global dan sejarah panjang dari masa kolonial hingga reformasi, buku ini mengupas mekanisme transfer fiskal seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), dan Dana Desa. Pembahasan diperdalam melalui studi kasus daerah berhasil dan tertinggal, serta refleksi dampak kebijakan terhadap pembangunan daerah, termasuk tantangan baru seperti pandemi Covid-19 dan peran teknologi dalam pengelolaan fiskal daerah.
Selain mengevaluasi kinerja dan ketimpangan fiskal antardaerah, buku ini juga mengidentifikasi berbagai tantangan implementasi seperti masalah otonomi daerah, korupsi, dan rendahnya indeks kemandirian daerah. Melalui bukti empiris, buku ini menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan, investasi, dan sektor kesehatan. Di bagian akhir, buku ini menawarkan agenda reformasi kebijakan, termasuk harmonisasi kebijakan, peningkatan potensi pajak dan retribusi daerah, serta penguatan kapasitas fiskal daerah sebagai refleksi dua puluh lima tahun perjalanan desentralisasi fiskal di Indonesia.





Ulasan
Belum ada ulasan.