Di tengah derasnya arus globalisasi dan banjir informasi digital, keluarga Muslim Indonesia menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Radikalisme, intoleransi, dan ekstremisme mengancam generasi muda melalui gawai dan media sosial yang mereka akses setiap hari. Buku ini hadir untuk menjawab pertanyaan mendesak: bagaimana keluarga dapat menjadi benteng pertama dalam menanamkan moderasi beragama (wasathiyyah) di tengah gempuran budaya digital? Dengan berpijak pada Al-Qur’an dan Sunnah, buku ini mengupas tuntas konsep wasathiyyah, umat pertengahan yang adil dan seimbang, serta menguraikan nilai-nilai moderasi seperti keadilan, kemudahan, kebijaksanaan, komunikasi yang tepat, konsistensi, hingga toleransi dalam bingkai pendidikan keluarga.
Melalui pendekatan yang aplikatif, buku ini memandu orang tua untuk mendidik anak dengan prinsip kemudahan (taisir), skala prioritas (fiqh al-awlawiyyat), serta keseimbangan hak dan kewajiban dalam keluarga. Tidak hanya teori, pembaca juga diajak memahami strategi komunikasi keagamaan yang edukatif, dialogis, dan penuh hikmah di era digital. Ditulis dengan gaya yang lugas namun mendalam, buku ini menjadi panduan praktis bagi setiap keluarga Muslim yang ingin membangun generasi moderat, berakhlak mulia, dan tangguh menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai ummatan wasathan, saksi kebaikan bagi seluruh umat manusia.






Ulasan
Belum ada ulasan.